Piece of Mind

This is just something that has been bothering me these days but I just don't know where to share or who to share with. Koko gue, as some people already know, mengidap penyakit jantung sejak kecil, well sekitar sejak kelas 6 SD dia kena semacam virus yang mengakibatkan katup jantungnya bocor, if I am not mistaken. Sejak saat itu dia harus hidup berteman dengan obat-obatan yang setiap harinya harus dia konsumsi.

Sekarang di saat usianya udah 22 tahun, akhirnya tiba waktunya dimana dia harus melaksanakan operasi penggantian katup jantung. Jadi ceritanya itu katup jantung yang asli bakal diganti dengan yang buatan, karena yang asli udah ga bisa dipake lagi. Bukan sepenuhnya begitu, but pretty much is, I don't know the exact way to explain. Dia sekarang dirawat di Institut Jantung Negara di Kuala Lumpur, dan bener-bener baru aja selesai dioperasi. Waktu operasi menghabiskan waktu kurang lebih 5 jam dari pagi tadi.

Sebelum dia dioperasi gue sebenarnya rada takut, ngedengerin dokter ngejelasin gimana proses operasinya, bahwa bagian dada sekitar jantung bakal dibelah, lalu jantungnya dibawa keluar untuk diperbaiki blablabla bener-bener ngeri sebenarnya. Gue bisa liat air muka koko gue yang mungkin mulai takut, karena selama ini sebenarnya dia santai-santai aja. 

Gue juga takut, jujur aja. Gue takut bakal terjadi hal-hal yang ga kita inginin, kemungkinan-kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi. But at the end I chose not to worry, karena mau khawatir gimana juga ga bakal membantu apa-apa. Gue percaya Tuhan punya rencana yang terbaik di balik semua ini dan puji Tuhan operasinya berjalan lancar.

That time when I saw my brother, lying helplessly there, di ruang ICU, dengan bermacam-macam selang yang dihubungkan sama badannya, yang gue ga ngerti itu buat apaan, gue sebenarnya pengen nangis, kasian ngeliat dia yang begitu. It breaks my heart to see him like that, I can't even imagine how it does to Pa and Ma.

Dalam sejarah keluarga gue, my this bro is the one yang selalu bolak-balik masuk rumah sakit. Pertama kali waktu dia baru ketauan ngidap sakit jantung, lalu kedua dia pernah kecelakaan motor yang mengakibatkan geger otak yang lumayan, kena demam berdarah, lalu ini yang paling baru. Sempat gue berpikir kenapa semua ini harus kejadian sama dia, what did he do wrong? But then again I realized, God pasti punya maksud di balik semua ini. I know He loves me, I know He loves my bro, and I will always believe that.

Hal ini juga ngasih satu pelajaran yang berharga buat gue. Orang bilang sehat itu mahal, tapi sebenernya sakit itu lebih mahal lagi. Kalo kita selalu dikasitau buat jaga kesehatan, kita sebenarnya bener-bener harus jaga kesehatan. Ga cuma demi kebaikan kita, biar kita ga sakit, tapi juga demi orang-orang yang sayang sama kita, biar mereka ga usah sedih ngeliatin kita sakit, biar mereka ga khawatir gara-gara kita. Anggap aja satu cara bagi kita berbuat sesuatu buat mereka yang care sama kuta, those who love us.

My bro will have to deal with medicine for the rest of his life, but I am hoping all the best for him, he's still got a very long way to go in his life and I always hope him to be happy. Get well soon, bro. You know I love you.

Apapun yang terjadi di dalam hidupku, s'lalu ku berkata Tuhan Yesus baik
Dalam segala hal yang terjadi, tetap ku berkata Tuhan Yesus baik :')

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...