I Stand on The Right Side


Sebenarnya gue pribadi bukan orang yang begitu peduli dengan yang namanya politik. I used to think that siapapun yang jadi pemerintah, engga bakal ada hubungannya sama gue. Namanya kehidupan gue toh bakal semuanya balik lagi ke gue sendiri, depends on kerjaan gue, pergaulan gue dan hal-hal yang berbau "gue" lainnya. Tapi entah kenapa, kali ini gue tertarik banget ngikutin perkembangan tentang pilpres 2014 yang lagi heboh sekarang ini.

Awalnya gue cuma jadi pengamat doang, mantengin berita sana-sini tentang wara-wiri pencapresan yang udah santer diberitain sejak awal tahun ini. Balik lagi, gue sendiri ga gitu peduli sebenarnya mau siapa kek yang jadi presiden, tapi itu engga membuat gue ga penasaran dengan semua perkembangan berita yang ada. Kemungkinan besar itu semua karena akibat dari tidak adanya kesibukan waktu gue di kantor gue yang lama, yang membuat gue dari pagi sampe sore setia banget mantengin Kompas. Mau berita politik, mancanegara, gosip artis, tips-tips diet, ekonomi, olahraga, semuanya gue telen.

Picture credit: here.

Ketertarikan gue terhadap pilpres kali ini dimulai saat gue mulai iseng searching data tentang Prabowo karena gue pengen tau aja ini orang kenapa begitu kontroversi, apa bener emang dia salah satu dalang di balik tragedi 98 kaya yang dibilang selama ini? Apa jangan-jangan dia emang bener cuma difitnah? Pencarian gue cukup detail sampe gosip tentang anaknya gay juga dipantengin :))

Nah kalo soal Jokowi gue sendiri ga pernah khusus buka internet cuma buat search namanya for I think it is already enough from what I heard, saw and read at the news jadi gue rasa uda ga perlu lah khusus ngeliatin doi doang, ganteng juga kaga.

Gue sempat memihak 65-35 sama Prabowo karena gue pikir it's good for our country kalo kita punya pemimpin yang punya basis militer yang kuat, apalagi yang digadang-gadang punya ketegasan yang waw gitu. Tapi entah kenapa keberpihakan gue itu tidak berlangsung lama sampai pada akhirnya gue memutuskan I'll go for Jokowi, it just seemed right.

Seakan-akan emang didukung sama yang di atas, pas banget sekarang Jokowi dapetnya nomor urut 2. Kalo mau bikin lambang peace juga bisa dikait-kaitin sama Jokowi, anak-anak di internet juga bikin slogannya bisa bagus gituh #StandOnTheRightSide, coba kalo nomor 1 urutnya yakali tulisnya stand on the left side ga ada sambung-menyambung dan keren-mengerennya.

Okeh, poin yang barusan emang ga begitu penting. Sebenarnya inti dari post gue kali ini adalah, gue pengen banget anak-anak muda Indonesia jangan ignorant, pilih salah satu, ANY one dari mereka yang kita anggap lebih layak buat jadiin Indonesia lebih baik. Jangan golput dan jadi orang yang mencla-mencle ga punya pendirian.

Mungkin banyak yang kaya gue yang berpikir siapapun presidennya toh ga akan punya efek apa-apa ke kita. Well at least jangan jadi orang yang abu-abu yang ga hitam dan ga putih. It does matter who wins at the end, but the point is ketika kita ga menentukan pilihan dan cuma jadi penonton, kita bakal jadi orang tengah yang cuma bisa protes. Make some contribution, jangan mau enaknya aja!

Gue bukan sedang berusaha menarik kalian untuk mendukung salah satu kubu dan gue akan berusaha sebisa mungkin untuk jadi "orang luar" di post gue yang kali ini but however kemungkinan gue untuk terkesan memihak mungkin akan tetap ada, but I hope you all get my point.

Picture credit: here.

Gue sendiri setuju kalo pilpres 2014 ini menarik banget buat diikutin. Beberapa hal-hal yang menurut gue menarik, hasil pemantauan gue selama di dunia per-Kompas-an adalah:

1. Kedua kubu capres sama-sama sekarang seakan "menjilat ludah sendiri", Prabowo yang dulu dukung Jokowi buat jadi gubernur dan bilang doi adalah pemimpin yang bagus, sekarang malah jadi rivalnya sendiri. At the other hand, PDI-P yang dulu mengusung Prabowo jadi cawapresnya Megawati, sekarang malah berusaha keras buat ngalahin Prabowo.
2. Yang unik, pada pilpres kali ini ada kesan seperti pertarungan antara angels vs devils. Jokowi yang dekingannya orang-orang yang kebanyakan punya image yang bagus, even Anies Baswedan yang sempat dijagoin cukup banyak orang buat jadi capres juga sekarang mutusin gabung sama geng Jokowi. Di sisi lain, Prabowo (yang image-nya sendiri banyak dipertanyakan) didukung sama orang-orang yang sekarang dikenal sama nama "pasukan sakit hati" dan nama-nama yang dianggap bermasalah. Anehnya adalah, masih banyak aja orang yang tetap pro Prabowo, despite of timnya yang sebenarnya sekarang menurut gue juga rada-rada.
3. Black campaign dan negative campaign yang bertebaran dimana-mana dan menurut gue sendiri, semuanya pretty convincing jadi kita harus pinter milah-milih yang mana yang mau kita percaya.
4. There's a lot to anticipate from Jokowi karena ada beberapa breakthtrough yang may happen kalau doi akhirnya terpilih jadi presiden, salah satunya yang paling gue anticipate adalah naiknya Ahok jadi gubernur (not because he is a Chinese but I salute him for his attitude) and janji Jokowi untuk engga bagi-bagi jatah kursi menteri. We'll see if that will really happen.
5. Masalah pelanggaran HAM-nya Prabowo. Waktu doi dicalonin jadi wakilnya Mega dulu, engga ada tuh seheboh sekarang ini diungkit-ungkit mulu soal tahun 98, tapi sekarang itu-itu juga yang diinget-inget. Speaking of that, I've seen a lot of comparisons tentang prestasi Jokowi dan Prabowo. Emang sih dibuat oleh timnya Jokowi, tapi emang bisa dikatakan Prabowo itu minim prestasi (bisa dilihat salah satunya di sini). Bahkan di debat Mata Najwa aja, pas kubu Prabowo ditanyain prestasi, mereka juga ga bisa ngasih jawaban yang memuaskan. Tapi again, tetep aja loh banyak yang kekeuh banget dukung no matter what.
6. Soal ibu negara brow, baru kali ini sejarahnya Indonesia bakal mungkin saja ga punya ibu negara. Tapi saya denger-denger ada Jupe tuh yang udah mau daftar juga tuh jadi calon ibu negara kita. Gimana, pada legowo ga? Ha..ha..ha.. :|

Sebenarnya masih banyak banget hal menarik yang ada, cuma kayanya ga mungkin juga ai jabarin semuanya, this post is boring enough LOL. But seriously guys, kalo bukan kita yang do something, who else will? Every vote counts dan jangan biarin hak suaramu hilang gitu aja. EVEN IF you really don't want to choose salah satu, just come to kotak suara dan asal coblos aja. Even menurut gue lebih baik suara lo itu hangus daripada dimanfaatin oknum yang ga bertanggung jawab. But hey, is it that hard to just go and choose one?

Gue sendiri berharap banget gue bisa ikutan nyoblos tanggal 9 Juli ntar. Sayangnya proses buat pindah TPS buat perantau kaya gue cukup ribet dan gue kurang ngerti harus ngurus kemananya jadi gue masih harus cari-cari informasi, tapi gue berharap buat yang ga punya halangan buat nyoblos, HARUS pake banget pergi nyoblos demi kita semua. Buat yang gatau mau nyoblos siapa, gantiin saya nyoblos nomor 2 aja deh hehe :)

As a closing, here's a pretty interesting debate di Mata Najwa yang tadi sempet gue mention antara masing-masing tiga wakil dari kubu Jokowi dan Prabowo. Beberapa highlight dari video ini adalah mulutnya si Adian Napitulu yang bener-bener kaya mercon meledak (LOL) and I really like the way Anies menyampaikan poin-poinnya beliau, demen deh bener-bener kaya how an educated person should act. There will be a lot more debates to come and I am really anticipating the real debate between dua capres :))



So guys, any thoughts about this? Udah nentuin belum mau milih yang mana? Kalo emang ada yang niat golput, kasih dong alasan kenapa mau golput. Tell me tell me tell meeee.

"Kita harus memilih meskipun kemungkinan kita akan berbeda pandangan satu sama lain. Tidak memilih memang lebih aman, namun hal tersebut tidak konsisten untuk pembelajaran politik bangsa yang diembannya. Berbeda itu tidak masalah dan bukan sesuatu yang luar biasa, lawan debat adalah teman berpikir, lawan bulu tangkis adalah teman berolahraga." - Anies Baswedan

1 comments:

Kenny Tjipto said...

well believe it or not, siapapun yang menjadi presidennya bakal mempengaruhi kehidupan kita terasa ataupun tidak.... :)

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...